“Kau...dah gila.”
Addin muka toya
tak berperasaan. “Kau lagi suka jadi gila ke...”
Jen dan Pa’e
berpandangan.
“Fisha.”
Addin berpaling pada Fisha yang dari tadi tak keluar suara lagi. “Kau rasa gila
sangat ke bunyinya cadangan aku?”
Fisha sengih
selamba. “Kalau Jen yang usulkan macam cadangan kau tu...mau aku rasa dia buang
tebiat.Tapi sebab dengar dari mulut kau,aku rasa kau normal je.”
---------------------------
the full episode'll be available in the printversion,insya Allah